oleh: Filzah S. Hartono, S.I.Kom

Jumat, 02 September 2016

Komunikasi Organisasi

(Pertemuan 1 September 2016)

Pengertian komunikasi menurut beberapa ahli:

Hovlan, Janis, dan Kelley
Proses individu mengirim stimulus yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain.

Forsdale
Proses memberikan signal menurut aturan tertentu, sehingga dengan cara ini suatu sistem dapat didirikan, dipelihara, dan dirubah.

William J. Seller
Proses dengan simbol verbal dan non-verbal dikirimkan, diterima, dan diberi arti.

Arni Muhammad
Pertukaran pesan verbal dan non-verbal antara si pengirim dan penerima untuk mengubah tingkah laku.


Organisasi → Suatu sistem yang mengkoordinasi aktivitas, dan mencapai tujuan bersama atau tujuan umum

Elemen organisasi terdiri dari:
- Struktur sosial (pola atau aspek aturan).
- Partisipan (anggota)
- Tujuan
- Teknologi
- Lingkungan (internal dan eksternal)

Menurut Stephen P. Robin, elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh para manajer adalah:
- Spesialisasi pekerjaan
- Departementalisasi; produk, proses, geografi, dan pelanggan.
- Rantai komando
- Rentang kenali (bawahan atau anggota lain)
- Sentralisasi (komando yang terpusat)
- Formalisasi sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan

***

Daftar Pustaka:
PPT Dosen Ilmu Komunikasi (Drs. Kusnarto, M.Si)
Read More

Komunikasi Kelompok

(Pertemuan 31 Agustus 2016)

Kelompok  Manusia adalah makhluk sosial yang butuh berinteraksi dengan orang lain. Interaksi ini yang menjadikan manusia tergerak secara alami untuk membentuk kelompok.

Kelompok menurut Johnson & Johnson:
- Tujuan, mempunyai tujuan yang sama.
- Saling ketergantungan, mempengaruhi satu sama lain.
- Interaksi antar-individu, sejumlah individu yang saling berinteraksi satu sama lain.
- Persepsi keanggotaan, seseorang bukanlah suatu kelompok kecuali jika mereka memiliki ciri khas tertentu.
- Hubungan terstruktur, sekumpulan individu yang interaksinya tersusun oleh serangkaian pesan dan norma-norma.
- Pengaruh yang menguntungkan, sekumpulan orang yang mempengaruhi satu sama lain.
- Motivasi, memuaskan beberapa kebutuhan pribadi.

Menurut Sahertian (1987), kerumunan dapat berubah menjadi kelompok apabila kerumunan itu muncul dan terdapat fakta-fakta yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Adanya kesatuan tujuan.
- Adanya interaksi.
- Adanya pemimpin yang dipatuhi.
-

Ciri-ciri kelompok:
- Viscidity, tingkatan kelompok berfungsi sebagai suatu kesatuan.
- Homogenity, tingkatan para anggota memiliki kesamaan dalam umur, jenis kelamin, dan latar belakang.
- Flexibility, kelompok memiliki hukum-hukum, aturan-aturan, atau prosedur tertentu.
- Permeability, kelompok menolak permintaan anggota-anggota baru.
- Polarization, kelompok bekerja ke arah tercapainya tujuan tertentu.
- Autonomy, kelompok bekerja bebas.
-
-

Alasan berkelompok:
- Mempunyai kebutuhan berafiliasi.
- Kelompok sering menjadi sumber informasi.
- Kelompok sering memberikan hadiah. Hal ini sering menjadi dasar kepindahan orang ke kelompok yang lain.

***

Daftar Pustaka:
PPT Dosen Ilmu Komunikasi (Ririn Puspita T., S.Sos, M.Med.Kom), UPN "Veteran" Jatim

Read More

Media Komunikasi Film

(Pertemuan 30 Agustus 2016)

Kekuatan film:
- Film diangkat dari sebuah realitas sosial.
- Film menciptakan suatu realitas bentukan baru.
- Film sebagai kritik sosial.
- Film sebagai identitas budaya.

Genre → Mengidentifikasi bentuk film

***

Daftar Pustaka:
PPT Dosen Ilmu Komunikasi (Ade Kusuma, S.Sos, M.Med.Kom), UPN "Veteran" Jatim


Read More

Manajemen Humas Secara Operasional

(Pertemuan 29 Agustus 2016)

Public Relations berfungsi melaksanakan:

Penelitian
- Memperoleh data primer atau sekunder.
- Bersifat opinion atau riset motivasi yang berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan.

Perencanaan
- Penyusunan suatu program acara.
- Agenda setting program kerja humas berdasarkan fakta.

Pengkoordinasian
Mengkoordinasi suatu tim kerja dengan menentukan kerjasama dan keterlibatan bagian atau devisi lainnya dalam suatu koordinasi tim yang solid sebagai upaya pencapaian tujuan perusahaan.

Produksi
Produk publikasi dan promosi upaya mendukung perluasan pemasaran produk yang berpengaruh pada perusahaan.

Partisipasi Khalayak atau Komunitas
Melakukan suatu komunikasi timbal balik bagi kepentingan organisasi juga publiknya, misalnya dalam kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility).

Nasihat
Memberikan sumbang saran kepada pimpinan berkenaan dengan penyesuaian kebijakan yang demi kepentingan publik.


Tahapan dalam proses public relations:

Menentukan Masalah
- Penelitian.
- Pencarian informasi atau data.
- Menjawab pertanyaan apa yang sedang terjadi.

Perencanaan
- Penyusunan program.
- Merumuskan tujuan program.
- Strategi komunikasi.
- Menjawab pertanyaan "Apa yang harus dilakukan?"

Aksi dan Komunikasi
- Melaksanakan apa yang sudah pada langkah pertama untuk mencapai apa yang sudah direncanakan.
- Terkait dengan apa yang dilaksanakan, kapan, dimana, melibatkan siapa saja, dan media apa yang digunakan.
- Menjawab pertanyaan "Bagaimana melaksanakannya?"

Evaluasi
- Mengetahui dan menilai apa yang sudah dilakukan, sesuai rencana atau tidak. Jika belum, diadakan penyesuaian.
- Menjawab "Apa yang sudah dilakukan?"

***

Daftar Pustaka:
PPT Dosen Ilmu Komunikasi (Dra. Diana Amalia, M.Si), UPN "Veteran" Jatim

Read More

Selasa, 30 Agustus 2016

Management Public Relations

(Pertemuan 22 Agustus 2016)

Management atau manage menurut George R. Terry, mempunyai arti memimpin, menangani, mengatur, dan membimbing. Lengkapnya, management adalah sebuah proses yang khas dan terdiri dari tindakan-tindakan seperti perencanaan, pengorganisasian, pengaktifan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan SDM dan sumber-sumber lainnya.

Sedangkan Public Relations sendiri menurut Scott M. Cutlips dan Allen H. Center adalah usaha perencanaan untuk mempengaruhi pendapat menjadi karakter yang baik dan tanggung jawab pelaksanaan berdasarkan kepuasan komunikasi dua arah antar sesama.

Definisi lain menurut World Assembly of Public Relations Association (1978), public relations adalah ilmu sosial yang menganalisa tren, memprediksi konsekuensi, memberi konsultasi pada pimpinan, dan mengimplementasikan program aksi terencana yang melayani kepentingan organisasi dan publik.

Management Public Relations menurut Mc Elreath (1993), mempunyai definisi sebagai penelitian, perencanaan, pengevaluasian suatu kegiatan komunikasi yang disponsori oleh organisasi; mulai dari pertemuan kelompok kecil, hingga berkaitan dengan konferensi pers internasional via satelit; dari pembuatan brosur, hingga kampanye nasional melalui multimedia; dari menyelenggarakan acara open house, hingga kampanye politik; dari pengumuman pelayanan publik, hingga menangani kasus manajemen krisis.

Terdapat empat model PR menurut Grunig and Hunt (1992), yaitu:

Model Agensi Pers atau Model Propaganda
Yaitu melakukan propaganda melalui komunikasi searah untuk tujuan memberikan publisitas yang menguntungkan, terutama ketika berhadapan dengan media massa. Walaupun terkadang pemberian informasinya tidak jujur sebagai upaya memanipulasi hal negatif atas lembaga atau organisasinya.

Model Informasi Publik
Yaitu PR bertindak sebagai journalist in residence yang artinya bertindak sebagai wartawan dalam menyebarluaskan informasi kepada publik dan mengendalikan berita atau informasinya kepada media massa. Bentuk ini lebih baik dan mengandung lebih banyak kebenaran karena penyebarannya melalui news letter, brosur, dan surat langsung (direct mail).

Model Asimetris Dua Arah (Two Ways Asymmetrical)
Yaitu pihak PR dalam praktiknya melalui penyampaian pesannya berdasarkan hasil riset dan strategi ilmiah (scientific strategy) untuk berupaya membujuk publik agar mau bekerja sama, bersikap, dan berpikir sesuai dengan harapan organisasi.

Model Simetris Dua Arah (Two Ways Symmetrical)
Yaitu PR melakukan kegiatan berdasarkan penelitian dan menggunakan teknik komunikasi untuk mengelola konflik dan mempebaiki pemahaman publik secara strategik

***

Daftar Pustaka:
PPT Dosen Ilmu Komunikasi (Dra. Dyva Claretta, M.Si), UPN "Veteran" Jatim
http://studyingcommunication.blogspot.co.id/2012/10/public-relations-structure.html
Read More
belajar-ilmukomunikasi.blogspot.co.id. Diberdayakan oleh Blogger.

© Belajar Ilmu Komunikasi, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena